Sabtu, 04 Juni 2011

Tanggung Jawab dari ketidaksengajaan

    Sore itu, ku duduk termenung dikursi parkiran tempat dimana aku beristirahat hanya sekedar melepas lelah setelah seharian kuliah dan akan memulai pekerjaanku sebagai seorang waiter disalah satu restoran ibukota. Seraya melepas lelah, ku berfikir untuk mengakhiri hari ini dengan keputusan untuk lebih memantapkan atas apa yang telah aku pilih. 
 
    Kuliah sambil bekerja, ya....pilihan yang aku lakukan dari sekedar omongan yang kuanggap tidak serius untuk ayahku. Pilihan yang aku lakukan agar terlepas dari omongan ayahku untuk pulang kerumah dan kerja didaerah sekitar tempat tinggalku. Pilihan yang susah yang telah aku lakukan setelah 2 tahun tanpa apa-apa dijakarta. Kuliah ini, memang cukup sulit kujalani karena hampir tiap hari aku bekerja dan kuliah. Kuliah dipagi hari dimana aku pun baru saja terlelap dari semalam jam 2 dini hari.Dan bekerja disore hari, tepat dimana aku baru pulang kuliah dan langsung pergi menuju tempat kerjaku yang terkadang akupun terlambat untuk masuk.
 
      Memang susah untuk sekedar bertanggung jawab atas apa yang telah aku pilih. Disaat teman kuliahku berfikir tentang jawaban atas tugas-tugas hari itu, aku harus bertarung melawan ramainya hirup pikuk pelanggan direstoran tempat kerjaku, disaat teman kerjaku istirahat dengan membaca majalah atau hanya sekedar bersenda gurau atau bahkan bermain facebook, aku harus menyelesaikan tugas-tugas kampus yang terkadang aku pun sulit untuk mengerti. Memang butuk usaha keras dan tanggung jawab yang tinggi untuk menjalankan keduanya. Dan hanya ada satu pepatah yang aku pegang untuk itu semua "suatu keberhasilan akan kita raih nantinya jika kita bekerja keras sekarang". Dan aku selalu berfikir bahwa jika aku malas bekerja maka aku tidak akan bisa untuk menbayar uang kuliah, dan jika aku malas kuliah semua uangku dari hasil keringatku sendiri akan sia-sia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar