Sabtu, 04 Juni 2011

Bermacam-macam dan kompleks.

     Badanku terasa pegal dan capek setelah semalaman naik bus untuk sampai keJakarta dimana aku akan bekerja. 1 Juni 2008, aku masih ingat dengan koper besar dan celana gaya skater aku tiba di Jakarta. Pagi, sekitar jam 9 aku sampai di Cilandak Town Square , tempat dimana nantinya tempatku bekerja. Hawa pagi itu cukup bersahabat.Pagi yang cerah dan aku terdiam sesaat malu dipintu masuk mal itu, aku sedang menunggu seseorang yang bahkan tidak aku kenal asal dan namanya, seseorang yang disuruh untuk mengantarkanku menuju tempat kos. Butet, panggilan akrab perempuan yang sudah cukup berumur tapi ceria ini. kami pun menuju tempat kos yang sudah disediakan sebelumnya. 
     Aneh,perasaanku bercampur tak karuan melihar orang-orang ini, mungkin karena budaya ibukota yang berbeda dan menurutku aneh karena baru kali ini aku merasakan bagaimana pergaulan kota Jakarta. Memang benar kata ibuku, lain tempat lain kebudayaannya (baca: adat istiadat). Tak ada rasa malu ditempat ini, semua orang seakan sudah kenal dan gampang saja mereka bergaul dengan siapapun bahkan dengan orang yang berwajah seram pun menurutku. 
     Jakarta, memang kota yang memiliki banyak budaya baik dari orang asli batawi, batak, sunda maupun jawa. Akupun harus cepat-cepat beradaptasi dengan budaya mereka, karena aku tidak ingin menjadi makhluk yang aneh ditanah orang, dan supaya aku bisa memiliki banyak teman disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar